5 Album Instrumental Terbaik pilihan Evan Brewer

evanbrewerhighresphoto (1)

Sumerian Records, merilis album terbaru Evan Brewer, pemain bass band progressive death-metal The Faceless pada tanggal 16 Juli 2013 kemarin. Album yang merupakan album kedua Evan bersama Sumerian Records ini berjudul Your Itinerary, masih menampilkan permainan bass yang menggabungkan metal, jazz dan progressive rock, seperti album pertamanya Alone (2011), tetapi memasukkan juga lebih banyak lagi unsur-unsur experimental.

Di album ini dia dibantu oleh drummer Navene Koperweis (ex Animosity and Animals as Leaders).

Mengingat album ini adalah album solo instrumental yang penuh dengan eksperimen, majalah musik dunia Revolver meminta  Evan untuk memberi daftar 5 album instrumental favoritnya.

“Wah, gampang sekali menjawabnya, karena aku memang mendengarkan banyak sekali musik-musik instrumental,” kata Evan Brewer.

Berikut lima album instrumental pilihan Evan Brewer:

1. Charles Mingus, Let My Children Hear Music

“Charles Mingus adalah komposer dan pemain bass Jazz legendaris. Aku menyukai album ini karena dia memasukkan semua hal yang kusuka berkenaan dengan jazz dan dibawakan lebih dari sekedar format jazz biasa. Karya yang luar biasa secara komposisi., dia juga mengatakan ini adalah karya terbaiknya.”

2. John Coltrane, Giant Steps

“John Coltrane selalu menjadi inspirasi terbesarku, bukan hanya karena kami berulangtahun di hari yang sama. Cerita mengenai Coltrane yang tidak penah berhenti berlatih dan etos kerjanya yang hebat, mengajarkanku untuk selalu berjuang keras untuk memperoleh percapaian terbaik. Album ini membantu mengantarkan teori jazz ke masa depan dengan rasa yang mampu mengoyahkan semua pendengar, baik musisi maupun bukan.”

3. Bohren & der Club of Gore, Black Earth

“Kelompok ini membuat musik yang paling gelap dan paling menyeramkan yang pernah kudengar. Tentu saja aku mendapatkan keindahan di dalamnya. Musiknya sangat terukur dan cerdas. Album yang luar biasa untuk didengarkan melalui headphone ketika kamu sedang berada dalam lingkungan yang tenang. Kalau saja album ini tidak dikeluarkan oleh perusahaan rekaman Ipecac, bisa jadi aku tidak akan pernah mendengarkannya.” (Bohren & der Club of Gore adalah kelompok ambient Jazz asal Jerman – red)

4. Amon Tobin, Bricolage

“Janggal bagiku melihat seorang artis musik elektronik yang mempunyai pengaruh Jazz sebesar ini dan bisa memberikan perasaan merdeka. Bahkan aku berpikir jangan-jangan dia membuat album ini khusus untuk aku. Album ini membangkitkan banyak elemen yang kusuka. Aku sangat menikmatinya dan album ini terus menerus ingin kudengar bahkan setelah bertahun-tahun.”

5.Thelonious Monk, Thelonious Alone in San Francisco

“Monk adalah salah satu pelopor musik Jazz. Dia banyak berbuat untuk mendobrak batasan-batasan di dalam Jazz. Aku sangat mencintai permainan dan lagu-lagunya. Album ini merupakan sebuah album konser di tahun 1959, dan seperti tertera pada judulnya, yang bermain hanya dia dan pianonya. Album-album Jazz dahulu tidak terlalu baik kualitas rekamannya, jadi merupakan sebuah kenikmatan bisa mendengarkan album ini secara jelas dan bisa merasakan kekuatan permainannya. Album ini merupakan inspirasi di dalam memberi judul album pertamaku, Alone.”

(Bastera)

Facebook Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: