BDSS presents Bajang Extreme Metal #9

Read English article about this event here: BAJANG EXTREME METAL #9

Masyarakat kota Blitar kembali berkesempatan menyaksikan sebuah event musik cadas keren, Bajang Extreme Metal yang akan diadakan untuk ke-sembilan kalinya pada hari Minggu, 30 April 2017 bertempat di Gedung Tawang Sari, Garum, Blitar, East Java.

Tiga belas band black metal dan Gothic metal top dari Jawa Timur dan Jawa Tengah akan menghibur penggemar musik black metal Bitar dengan alunan musik yang gelap dan penuh dengan kesan mistik. Penyelenggara acara menyatakan akan ada lebih banyak lagi band yang bermain di ajang ini. Beberapa di antaranya akan menampilkan sub-genre black metal yang menggunakan tamsil-tamsil filosofis dan ritual Jawa Kuno.

Musisi black metal di Jawa Tengah dan Jawa Timur dikenal karena sentuhan budaya Jawa yang kental di dalam musiknya. Seperti mengawinkan tangga nada dan lirik berbahasa Jawa dengan musik black metal yang biasa kita dengarkan. Serta memakai kostum mirip pocong dengan membungkus tubuh mereka dengan kain kafan, melengkapi pernak-pernik yang biasa digunakan di dalam konser black metal seperti dandanan khas ala mayat hidup, gelang berduri, boot tempur, dan selempang penuh dengan peluru.

Dengan segala keunikannya itu, membuat konser ini menjadi sesuatu yang tidak boleh dilewatkan begitu saja.

Konser kali ini akan bertemakan “Tekaning Karep Gumantung”, yang berarti tiada suatu kesuksesan tanpa disertai dengan usaha dan bekerja keras.

Suhariyanto alias Hari, salah satu pendiri Bajang Dark Soul Society (BDSS) yang menyelenggarakan acara ini kepada www.Musik.or.id menceritakan Bajang Extreme Metal diadakan untuk pertama kali pada tanggal 9 Juli 2006 bertempat di GOR Kaweron Blitar, Jawa Timur. Gig ini  bertujuan untuk mendukung pengembangan musik metal di Blitar.

Di saat itu, pesatnya perkembangan skena underground di Blitar tetap membutuhkan banyak upaya untuk mempertahankan dan memajukannya dengan menyediakan wadah berupa panggung bagi musisi muda untuk unjuk gigi dan memperkenalkan karya-karyanya. Selain itu event ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antar komunitas metal di kota Blitar dan kota lain.

BDSS didirikan pada tanggal 3 Mei 2004 di Bajang, sebuah desa di kecamatana Talun, Blitar, yang terkenal dengan industri rumah tangga tembakau rajangan.

Hari, pemuda kelahiran Bajang, yang juga pendiri dan gitaris utama band black metal Suwek Mori, menambahkan, anggota BDSS aktif di dalam kegiatan-kegiatan sosial di daerahnya. Mereka juga terlibat di dalam Karang Taruna dan selalu berpartisipasi di setiap perayaan hari besar nasional. BDSS sekarang dipimpin oleh Hari.

CURRENT LINE UP

SUWEK MORI (Blitar, Black Metal)
KAMAR MAYAT (Semarang, Black Metal)
BRAJANGKOLO (Ambarawa, Black Metal)
ARWAH GHOIB (Surabaya, Gothic Metal)
JOLO SUKMO (Tulung Agung, Black Metal)
TALQIN MAYIT (Rembang, Black Metal)
KATIL MAYIT (Rembang, Black Metal)
RUWATAN LELUHUR (Tulung Agung, Black Metal)
AFTERNIGHT (Tulung Agung, Black Metal)
ABRAHAH (Blitar, Black Metal)
INNALILLAHI (Surabaya, Black Metal)
SAKRAL CEREMONY (Malang, Black Metal)
WONG ALUS (Sidoarjo, Black Metal)

Tiket tersedia di arena dengan harga 20 ribu perak. Untuk informasi lebih lanjut, kamu dapat menghubungi Hari Suwek Mori di nomor 085649931508 atau BBM D1CEC471.

Bajang Extreme Metal 9 didukung oleh Blitar Underground Community, Wlingi Metal Head, dan lain-lain.
*****
Facebook Comments

One thought on “BDSS presents Bajang Extreme Metal #9

Leave a Reply

%d bloggers like this: