Duh, Gampangnya Drop Tuning dengan DigiTech Drop!

 

Rekan musisi, terbayang tidak, betapa repotnya seorang gitaris atau bassist ketika di atas pentas dituntut untuk memainkan musik dengan tuning yang berbeda dengan lagu sebelumnya? Selain menghabiskan sedikit waktu untuk menyetem ulang dengan tuning yang berbeda (non-standard) di atas pentas, sang gitaris atau bassist harus mempunyai inisiatif untuk membawa gitar atau bass extra yang sudah di-tuning dengan tune yang dikehendaki.

Masalah lain adalah drop tuning yang “sedikit” extreme seperti drop C atau drop B membutuhkan senar yang berbeda (lebih besar) . Pengalaman saya sebagai gitaris, kalau tidak mengganti senar yang dengan lebih besar, maka bermain dengan drop yang begini akan membuat action dan tegangan dawai menjadi lebih kendor sehingga membuat sangat tidak nyaman untuk dimainkan, dan suara yang dihasilkan pun menjadi tidak enak.

Keharusan untuk menggunakan tuning yang berbeda memang dikarenakan beberapa faktor: misalnya si gitaris/bassist memenyetem lebih rendah/tinggi gitarnya untuk keperluan efek suara yang ingin dicapainya. Biasanya, penggunaan drop tuning membuat permainan lebih gampang bagi gitaris tertentu, ataupun tentunya ada lagu yang menuntut untuk dimainkan dengan menggunakan tuning yang tidak standard.

Selain dengan cara “manual” di atas, ada beberapa solusi untuk melakukan drop tuning tanpa harus menyetem ulang atau mengganti gitar. Misal membawa laptop dan soundcard ke atas panggung dan menggunakan software untuk mengganti frekwensi atau modulasi. Atau menggunakan efek stompbox atau multi-effect processor yang bisa  melakukan drop tuning secara otomatis.

Produsen efek gitar terkenal, DigiTech pada bulan Juni 2014 yang lalu meluncurkan produk yang memiliki kemampuan untuk melakukan drop tuning dengan sangat mudah. Pedal efek yang diberi nama DigiTech Drop ini mampu melakukan drop tuning dari “turun setengah” atau semitone/half a tone, hingga turun 1 oktaf. DigiTech Drop ini merupakan penyederhanaan dari DigiTech Whammy DT  yang lebih dahulu beredar.

DigiTech Drop mempunyai 9 setting yang bisa dimanfaatkan melalui sebuah selector, setting tersebut adalah:

  • Setting 1 – Transposes guitar signal down 1 semitone
  • Setting 2 – Transposes guitar signal down 2 semitones
  • Setting 3 – Transposes guitar signal down 3 semitones
  • Setting 4 – Transposes guitar signal down 4 semitones
  • Setting 5 – Transposes guitar signal down 5 semitones
  • Setting 6 – Transposes guitar signal down 6 semitones.
  • Setting 7 – Transposes guitar signal down 7 semitones
  • Setting OCT – Transposes guitar signal down 1 octave.
  • Setting OCT + DRY – Transposes guitar signal down 1 octave dan menambah dry signal (note: dry signal adalah signal asli yang belum diberi efek apapun)

Dengan kemampuan ini, fungsi transpose yang sering digunakan oleh pemain keyboard di dalam mengiringi seorang biduan akan dimiliki juga oleh gitaris dan bassist 🙂

Ada satu “kelebihan” lain yang menurut saya sangat penting! Sebuah switch yang diberi nama MOMENTARY ON/OFF SWITCH, yang memungkinkan drop tuning dilakukan untuk sementara saja. Bagi yang menggunakannya akan dengan sangat mudah memindahkan dari tuning standar ke drop tuning yang diinginkan, sesering yang ia suka, dan bisa juga memberi efek accent dan trill. Efek hammer-on and pull-off bisa ditimbulkan juga dengan pemakaian switch ini.

Saya membayangkan MOMENTARY ON/OFF SWITCH ini bisa dipergunakan untuk merubah dawai 6 (tuning standard = E), menjadi Drop A atau Drop B dan kembali ke tuning standar dengan cepat, supaya dapat mensimulasi gitar 7-string ala Steve Vai, Petrucci atau Reb Beach. Dan saya juga membayangkan, kreatifitas dari rekan-rekan musisi akan membuat pedal efek ini akan sangat bermanfaat dan akan menciptakan kreasi-kreasi unik dan keren.

Di negara asalnya, DigiTech Drop dijual di kisaran harga $180 hingga $250. Sebuah video berikut memberi saya banyak informasi mengenai produk ini. Silahkan di cek rekan-rekan:

 

DigiTech Drop diagram

SPECIFICATIONS

Electronic

  • Sample Rate: 44.1 kHz
  • Frequency Response: 20 Hz-11 kHz (Effect Enabled)
  • Signal to Noise Ratio: > -105 dB (A weighted); ref = max level, 22 kHz bandwidth
  • THD: 0.004% @ 1 kHz; ref = 1 dBu w/ unity gain
  • A/D/A Conversion: 24-bit

Effect Range

  • Drop Tune Range: 1-7 Semitones Down, Octave Down, Octave Down + Dry

Input

  • Input Type: 1/4” Unbalanced TS
  • Max Input Level: +5 dBu
  • Input Impedance: 1 MΩ (Effect Enabled)
  • Input Impedance: True Bypass (Effect Off)

Output

  • Output Type: 1/4” Unbalanced TS
  • Max Output Level: +10 dBu
  • Output Impedance: 1 kΩ (Effect Enabled)
  • Output Impedance: True Bypass (Effect Off)

Physical

  • Dimensions: 4.75” (L) x 2.875” (W) x 1.75” (H)
  • Weight: 0.36 lbs.

Power

  • Power Consumption: 2.3 Watts (< 250 mA @ 9 VDC)
  • Power Requirements: 9 VDC External Adapter
  • Power Adapter: PS0913DC-01 (US, JA, EU)
  • PS0913DC-02 (AU, UK)
Facebook Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: