Perbedaan Fender Stratocaster made in USA dan Mexico

Sejak diluncurkan untuk pertama kalinya pada tahun 1954, Fender Stratocaster menjadi salah satu gitar yang paling disukai oleh banyak gitaris di dunia. Bahkan karena bentuk yang sangat khas, membuatnya banyak ditiru oleh pabrikan gitar lainnya.

Di pasaran terdapat tiga jenis Fender Stratocaster berdasarkan pabrik pembuatannya, yaitu Fender Stratocaster made in America (MIA), made in Mexico (MIM) dan made in Japan (MIJ). Ketiganya mempunyai beberapa perbedaan, walaupun desain dan seri-nya sama. Perbedaan yang paling jelas tentu di harganya.

Fender MIA mempunyai harga yang paling mahal diantara ketiganya.

Adanya Fender MIJ dan MIM semata-mata disebabkan karena Fender harus bersaing ketat dengan pabrikan gitar lainnya untuk merebut pasar gitar dunia yang sudah sangat sempit. Fender memerlukan line series yang diproduksi di negara lain untuk menekan biaya produksi, terutama di ongkos tenaga kerja dan material.

Produksi Fender di Amerika awalnya dilakukan di pabrik Fender di Fullerton hingga ditutup tahun 1984 sebelum kemudian pindah ke pabrik yang lebih besar di Corona, California.

Fender memulai produksi di Jepang pada tahun 1982 di pabrik gitar FujiGen Gakki. Kemudian pada tahun 1993 Tokai Gakki ikut memproduksi gitar untuk Fender. Dyna Gakki bergabung di tahun 1996 memproduksi Fender di Jepang.

Karena material dan spare parts mirip dengan produksi pabrikan Amerika serta ongkos tenaga kerja yang semakin mahal di Jepang, menyebabkan harga MIA dan MIJ sekarang tidak terlalu jauh berbeda lagi.

Pabrikan kedua di luar Amerika Serikat yang memproduksi Fender dan subsidiary-nya adalah di pabrik Fender di Ensenada, Mexico yang mulai digunakan pada tahun 1987. Hingga hari ini, seri gitar produksi Amerika dan Mexico mempunyai disparitas harga yang cukup signifikan, bisa hampir 2 hingga 3 kali lipat.

Walau seri dan desain nyaris sama, tentu ada beberapa perbedaan antara Fender made in America dan made in Mexico, yang perlu diketahui oleh rekan-rekan musisi.

NECK

USA= 22 fret, Mexico= 21 fret.
Aslinya Fender Stratocaster buatan America memiliki 21 fret. Maraknya kehadiran gitaris shredder di era 80-an yang memerlukan “tambahan” fret, menyebabkan Fender menambah 1 fret lagi menjadi 22 Fret.
Fender Stratocaster buatan Mexico masih mempertahankan jumlah fret yang 21 ini.

Neck made in America dilengkapi dengan bi-flex truss rod yang bisa disetel kelengkungannya dua arah, sedangkan made in Mexico menggunakan traditional truss rod yang hanya bisa disetel satu arah saja.

Baca artikel BEDAH GITAR: NECK untuk info lebih mendalam mengenai neck gitar.

BODY

Source: imgur.com/user/MrRagerLA

Body Fender Stratocaster made in Mexico mempunyai pickup cavities (lubang pickup) dengan urutan Humbucker-Single-Single (HSS)sedangkan body made in USA mempunyai urutan Humbucker-Single-Humbucker (HSH)

Body Fender Stratocaster made in Mexico mempunyai tiga lubang CNC (CNC holes), yaitu lubang yang digunakan untuk mengaitkan kayu ke mesin CNC ketika memproses bentuk body (lihat gambar lubang yang dilingkar merah di atas).

Body made in America hanya mempunyai 1 lubang CNC. Mesin CNC yang dipergunakan di pabrik Corona berbeda dengan yang digunakan di pabrik Ensenada.

Body made in Mexico dibuat dari 3 hingga 5 lapis kayu Alder, sedangkan made in America hanya dibuat dari 2 lapis saja. Kecuali versi sunburst finishing, kedua pabrik menggunakan 2 lapis kayu saja agar corak kayunya bisa terlihat jelas dan lebih cantik. Katanya, body dengan 2 lapis kayu akan menghasilkan suara yang lebih bagus.

Jenis cat yang digunakan juga berbeda untuk kedua pabrikan. Made in Mexico dibuat dengan finishing memakai cat jenis polyester, sedangkan versi Amerika menggunakan jenis polyurethane. 

Cat jenis polyester akan menghasilkan hasil yang lebih berkilat dibandingkan polyurethane. Polyurethane juga bisa menampilkan kesan seperti sudah lama dipakai dan terlihat lebih mewah.

Baca artikel BEDAH GITAR: BODY untuk info lebih mendalam mengenai body gitar.

ELEKTRONIKA

Diagram elektronik keduanya mirip, potensio-nya sama-sama buatan Taiwan dan 5-way selector-nya buatan Mexico. Pick guard keduanya buatan Amerika.

Yang membedakan adalah pickup untuk Fender Stratocaster MIM buatan dari pabrik Ensenada, Mexico dan untuk MIA, pickup-nya buatan pabrik di Corona, California.

BRIDGE

Untuk bridge, Fender Strat MIM menggunakan bridge buatan Korea yang tidak terbuat dari baja murni, dan saddle hanya dilapisi chrome, berbeda dengan versi Amerika yang menggunakan bridge dari baja yang lebih baik mutunya dan saddle yang dilapisi nikel. Untuk menyatukannya ke body, versi Mexico menggunakan 5 buah baut, sedangkan versi Amerika menggunakan 2 baut yang merupakan pengembangan dari 5 buah baut yang dipakai sebelumnya.

Baca artikel BEDAH GITAR: ELECTRIC GUITAR BRIDGE untuk info lebih mendalam mengenai bridge gitar.

VALUE

Fender Stratocaster MIA memang dijual lebih mahal dibandingkan MIM. Tetapi ternyata nilai depresiasi  Fender Strat MIA malah lebih tinggi dibandingkan dengan versi Mexico.

Ketika dijual kembali, MIM hanya turun sedikit, tidak jauh dari harga aslinya. Sedangkan harga jual kembali MIA akan jatuh bahkan hingga setengah harga tebus barunya.

Tentunya harga jual kembali Fender Strat buatan Amerika bisa menjadi sangat tinggi, tergantung histori dan kelangkaannya.

KESIMPULAN

Setelah pemaparan diatas, penulis mengharapkan rekan musisi dapat memperoleh informasi tambahan mengenai perbedaan antara Fender Stratocaster made in America dan made in Mexico.

Penulis juga mengingatkan, bahwa antara Fender MIA dan MIM, spare-part nya interchangeable alias bisa ditukar-tukar, sehingga misalnya dengan body MIM, rekan musisi bisa saja menaruh bridge dan pickup buatan Amerika, dan lain-lain, untuk mendapatkan kesan seperti Fender Stratocaster MIA.

Tentunya, kepuasan akan sebuah produk akan didapatkan setelah melakukan serangkaian pengetesan dan uji coba.

Sampai jumpa lagi di artikel mengenai gitar berikutnya.

Cheers!

Zakwannur/ Iwan Kadal

Gitaris, berdomisili di Tangsel dan Banda Aceh.

*****

Source: Youtube Phillip McKnight dan berbagai sumber.

Facebook Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: