Panusupan Metal Festival #3 dihelat akhir Juni ini

Read English article about this show here: Purbalingga to observe Panusupan Metal Festival #3

Menurut data terakhir, ada sekitar 150 ribu wisatawan per tahunnya yang berkunjung ke Desa Panusupan, berkat pemandangan indah pegunungan Slamet yang mereka miliki, dan masyarakatnya yang termotivasi untuk mengembangkan desa mereka menjadi sebuah daya tarik parawisata.

Panusupan yang dulunya hanya desa pertanian biasa di Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, sekarang menjadikan sektor parawisata sebagai komponen ekonomi terpentingnya.

Tidak hanya parawisata yang berkembang di Panusupan, pergerakan musik underground juga berkembang dengan sangat pesat. Sejak Januari 2015, komunitas underground lokal, Panusupan Metal Grilya memiliki sebuah ajang metal tahunan. Edisi pertama Panusupan Metal Festival diadakan saat peresmian objek wisata baru air terjun dan lokasi outbound Wanatirta.

Tahun ini  Panusupan Metal Grilya bekerja sama dengan Left Strings Extreme Wear akan mengadakan Panusupan Metal Festival #3 pada tanggal 27 Juni, mengetengahkan 21 buah band metal. Band tempatan yang terkenal Amaterasu bersama dengan band brutal death metal asal Bogor Expendiency dijadwalkan akan memuncaki event tersebut.

Band Gothic metal asli Purbalingga Amaterasu mendapatkan tanggapan positif dari fan dan penggemar musik metal atas album pertama yang mereka produksi sendiri berjudul Pemberi Cahaya, dirilis pada tanggal 9 Juli 2016 bertepatan dengan Panusupan Metal Fest #2. Serangkaian jadwal tur kemudian diagendakan untuk mempromosikan debut tersebut, dimulai dari November 2016 hingga berakhir February yang lalu.

Formasi lengkap teranyar terdiri dari  Nova Utama (guitars), Zayt (guitars), Andrie Bugel (bass),  Yan (drums), Rinto (keyboards) dan Rere (vocals).

Untuk memperkenalkan debut album studio Sadistic Murder, yang dirilis tanggal 20 February 2017, band besutan label Extreme Souls Production Expendiency mengagendakan serangkaian tur yang bertajuk Sadistic Tour 2017.

Agenda Sadistic Tour 2017 terdiri dari penampilan band tersebut di even di Tangerang Brutality 2 (16/4), Timur Menghitam (Bogor, 30/4),  RPM Death Fest (Yogyakarta, 12/5), Lampung Timur Menghitam (14/5), Lakbok Bergetar (Ciamis, 1/7), Panusupan Metal Festival #3 (6/27) dan Groupies Death Fest 3 (Bandung, 8/7). Laman fan page resminya menyebutkan ada lagi jadwal baru yang akan segera diumumkan.

Grup trio Expendiency didirikan tahun 2010, menyambung Ending Truth yang kini tiada. Pendiri satu-satunya yang masih tinggal Aditiya Ramdhan sudah tiga kali menukar posisi sejak band itu berdiri. Mulai dari vokal, kemudian bermain bass, lalu kerasan di posisi gitar sejak 2013.

Aditya sekarang ditemani oleh Rizki Darmawan (vocals) dan Katon Gilang Ramadhan (drums).

Band death metal asal Bandung GUZARAT baru saja menyelesaikan bagian pertama dari tur 10 kota mereka yang dimulai sejak Maret lalu, untuk mempromosikan single pertama yang berjudul Fakta Durhaka, dirilis 5 Maret 2017. Skedul tur berikutnya diagendakan untuk tampil di Purbalingga dan Madiun, serta jadwal berikutnya akan diumumkan segera.

Di dalam sebuah wawancara baru-baru ini, pemain bass Dody mengungkapkan kugiran metal tersebut baru saja menyelesaikan tiga buah lagu sebagai modal untuk debut mereka nanti, yang akan diterbitkan melalui label milik Dody, Hellpark Merch.

GUZARAT didirikan pada tanggal 29 Agustus 2014 di Bandung, oleh gitaris Axtory (ex-Manial, Asmodius, Sakral) bersama rekannya vokalis Joe Zion (ex- Satura, Erote, Palias), bassist Dody (ex-Exorcise, Pusara, Mummy) dan drummer Pupung (ex-F.O.A, Noise Blast, Siti Jennar). Quartet ini sehari-hari mangkal di Denis Studio, Jalan Pagar Asih, Bandung.

**

Nova Utama alias Kecol dari Panusupan Metal Grilya berbincang-bincang dengan www.Musik.or.id mengenai show tersebut. Dia mengatakan serial event ini diadakan pertama kalinya pada tanggal 25 Januari 2015 di air terjun Wanatirta bersamaan dengan pembukaan objek wisata tersebut.

Edisi kedua dihelat 9 Juli setahun kemudian di Lapangan Sepak Bola Panusupan. Kelompok musiknya Amaterasu meluncurkan album pertama Pemberi Cahaya di sana.

Panusupan Metal Grilya didirikan di penghujung 2014 oleh penggemar musik cadas setempat. Selain menyelenggarakan even, komunitas ini juga terlibat di berbagai kegiatan sosial seperti donor darah dan menyelenggarakan pertemuan untuk memperkuat silaturahmi diantara anggotanya.

Nova menambahkan tema tahun ini yang bertajuk “Forgive, Forgave, Forgiven” mengandung arti bahwa metal fest tersebut dimaksudkan sebagai tempat untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama para anggota komunitas, dan secara tradisional lebaran merupakan ajang untuk berma’af-ma’afan bagi sesama anggota keluarga, saudara dan handai taulan.

Selain bermain bersama Amaterasu, Nova juga akan tampil bersama side project-nya sebuah duo brutal death metal yang bernama  Psychotomy (berdua dengan vokalis Pungkas) yang baru saja merilis single Putrefaction Intestines Spilled bulan Maret lalu.

 

LINE UP 

AMATERASU (Purbalingga)
EXPEDIENCY (Bogor)
EXREMENTORY (Magelang)
GUZARAT (Bandung)
NISTA (Banjarnegara)
LATAHZAN (Purbalingga)
TRUST ENEMY (Bandung)
TOTAL DAMAGE (Borobudur)
STEFANIA (Cilacap)
PSYCHOTOMY (Purbalingga)
ALFATALYA (Gombong)
EJAKULASI (Purwokerto)
LUCIFER (Cilacap)
FATAL INCIDENT (Purwokerto)
D’RIDE (Banjarnegara)
EVIL CRUELTY (Purbalingga)
FETUS DESTROYER (Purbalingga)
HOLY REBEL (Purbalingga)
DIE FOR GOD (Purbalingga)
PION SQUAD (Purbalingga)
MESUMPHOMIA (Purbalingga)

Tiket tersedia dengan harga 25 ribu perak dan paket t-shirt resmi beserta tiket dapat dipesan seharga 110 ribu rupiah.

Untuk info lebih lanjut, Nova dapat dihubungi di nomor 082242422448 atau BBM D53A854E.

Panusupan Metal Festival #3 didukung oleh Purbalingga Underground Community, Purbalingga Brutality, Sacrifice Production, BMG Management, Stabelan Corpse Grinder, Rembang Corpse Grinder, Padepokan Suluk Linglung, Kiss Merch and Sanga Production.

*****

Facebook Comments

One thought on “Panusupan Metal Festival #3 dihelat akhir Juni ini

Leave a Reply

%d bloggers like this: