Profesi-profesi penting di dalam Industri Musik Bagian I

Profesi

Ternyata, bukan hanya musisi sebagai satu-satunya jenis profesi yang tersedia di dalam industri musik,  tetapi masih banyak jenis pekerjaan lain yang  sangat vital peranannya. Terkadang profesi-profesi tersebut tidak menuntut seseorang untuk bisa menguasai suatu alat musik.

1. Musisi

Tidak dapat dibantah, tentunya pemain musik adalah profesi pertama yang kami cantumkan di dalam list ini. Di dalam kategori ini terdapat penyanyi, session player, arranger, komposer, dan conductor.

2. Produser

Produser adalah orang yang paling bertanggung jawab di dalam proses produksi karya milik seorang musisi atau grup musik. Intuisi dan skill bermusiknya harus benar-benar baik dan komplit untuk menjamin kualitas dari album yang diproduksinya. Produser bertanggung jawab menentukan warna musik, sound dan aransemen final dari album yang digarap. Ada satu lagi jenis produser yaitu Executive Producer yang menanggani finansial dan mengambil keputusan dari sisi bisnisnya.

Di Indonesia, lucunya masih ada kerancuan untuk penggunaan istilah produser. Disini yang disebut produser adalah executive producer, sedangkan untuk produser “betulan” disebut dengan “music director”.

3. Record Executive/Label

Record Executive adalah orang yang berkuasa di dalam sebuah perusahaan/label rekaman. Dia menentukan kebijakan-kebijakan yang harus diambil dalam hal mengontrak seorang artis untuk direkam, dan mengambil kebijakan untuk bidang lain seperti  manajemen, A&R, penerbitan, produksi, cetak-mencetak, marketing, distribusi, hak cipta dan tur. Contoh Record Executive adalah: Alm. Ahmed Ertegun (Atlantic Records), Berry Gordy (Motown Records), Tommy Motola (Sony), Ibu Acin (Musica Studio).

Ahmed Ertegun | Photo Source: Wikipedia
Ahmed Ertegun | Photo Source: Wikipedia

4. Studio Engineer

Yang bertindak sebagai operator di dalam sebuah proses rekaman adalah studio engineer. Tentunya harus memiliki keahlian dan intuisi musik, terutama di dalam penggunaan dan manajemen perangkat rekaman dan DAW. Kebanyakan engineer juga merangkap pekerjaan mixing dan mastering.

5. Jurnalis Musik

Peran media massa di dalam menaikkan citra seorang musisi dan trend musik di suatu tempat adalah sangat besar. Biasanya, kritik positif ataupun negatif dari seorang jurnalis bisa mempengaruhi penjualan album atau tiket konser sebuah kelompok musik, dan jurnalis bisa mempengaruhi eksistensi seorang musisi. Jurnalis musik seyogyanya mempunyai pengetahuan dasar/wawasan dan intuisi yang baik mengenai musik.

6. Guru Musik

Guru musik, baik dari institusi formal maupun informal mengajarkan teori musik kepada seorang musisi serta mengawasi prakteknya. Adanya guru bisa memperpendek “masa belajar” seorang musisi di dalam mencapai kemahiran. Selain di tempat sekolah/kursus  atau visiting, guru musik juga bisa mengajar di event coaching clinic dan workshop, menerbitkan buku/modul atau video tutorial, ataupun mengajar secara online.

Bersambung

Facebook Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: