RANAH SAWIT MAMAKAK 4 akan memekakkan Pasaman Barat

Read English article about this event here: Dinasti Hitam presents RANAH SAWIT MAMAKAK 4

*****

Masyarakat Pasaman Barat akan menikmati sajian ke-empat dari serial event RANAH SAWIT MAMAKAK, yang berlangsung Sabtu, 22 April 2017 bertempat di Meuligoe Batang Toman, Simpang Ampek, Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Pemilik serial gig ini,  Dinasti Hitam, akan menghadirkan delapan belas band dari daerah tersebut dan kota Padang, ibukota Provinsi Sumatera Barat.

Tiga band metal berpengaruh dari Padang akan memuncaki acara tersebut yaitu band black metal IFRID dan SIJUNDAI, serta unit brutal death metal SADISTIC TORTURE.

Enam Lord black metal yang gentayangan di IFRID akan kembali ke habitat aslinya, tempat dimana mereka dilahirkan di tahun 2003.

Pemain bass Anton Abenk, satu-satunya yang tersisa dari tiga serangkai pendiri Ifrid, akan membawa serta Def Filth (drums), Ghazi Evige Morke (guitars), Devampire (vocals), Ridho Barbariant (guitars), dan Gie Black War (keyboards), menemaninya ziarah ke dunia bawah Pasaman Barat.

Ifrid hijrah ke Padang dari Pasaman Barat di tahun 2006.

Veteran black metal SIJUNDAI tidak diragukan lagi, akan membawa aura gelap mereka untuk menghitamkan atmosfir Pasaman Barat. Lord dunia bawah Padang Ir Sijundai akan merapal mantra jahatnya di hadapan khalayak musik metal di sana.

RANAH SAWIT MAMAKAK 4 menjadi salah satu even pemanasan bagi SADISTIC TORTURE menjelang peluncuran album pertama mereka. Perusahaan rekaman independen dari Jakarta Selatan Funtech Production akan merilis album band brutal death metal ini dalam tahun ini.

Vokalis Kenny Adam Lintang, gitaris Ulil Amri, bassist  Ronald dan drummer Hefri Wendi akan menampilkan lagu-lagu dari album Promo 2016, yang dirilis oleh Endless Torture Records bulan September yang lalu.

Www.Musik.or.id melakukan dua wawancara terpisah dengan aktifis Dinasti Hitam Hendro Saputra dan Afdhal Maulana. Hendro adalah pemain gitar di Dosa Mayat, dan Afdhal adalah bassist Symphony Ov Himeros. Kedua band black metal ini berada di daftar penampil. Mereka berbincang mengenai komunitas dan event tersebut.

Ranah Sawit Mamakak diadakan untuk pertama kali pada tanggal 28 januari 2012 di Hall Maharani, Simpang Ampek. Diikuti edisi kedua setahun kemudian yang mengambil tempat di Gedung PMI Padang Tujuh. Edisi ketiga diselenggarakan pada tahun 2014 di Gedung Tuah Basamo, Simpang Ampek.

Even tahun ini menandakan kebangkitan event andalan Dinasti Hitam tersebut.

Serial gig ini bertujuan untuk mendorong generasi muda Pasaman Barat terlibat di bidang kesenian, untuk menghindarkan mereka dari melakukan hal-hal negatif seperti penyalahgunaan narkoba, ugal-ugalan di jalan dan kelakuan rusuh lainnya. Komunitas ini bermaksud menepis kesan negatif dari musik underground di Pasaman Barat.

Hendro menyebutkan masalah utama di dalam menyelenggarakan even ini adalah kurangnya support dari Pemerintah Kabupaten. Dia mengatakan betapa susahnya mendapatkan izin acara dan bantuan dana dari pihak berwenang. Dia beranggapan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat tidak menghendaki komunitas-komunitas underground berkembang.

Afdhal menjelaskan Ranah Sawit Mamakak bermakna sebuah even memekakkan dan berisik yang diadakan di lahan sawit. Komoditas terpenting Pasaman Barat hari ini adalah minyak kelapa sawit mentah.

Dinasti Hitam didirikan pada tahun 2003 oleh para penggila musik metal Pasaman Barat. Anton Abenk dari Ifrid adalah salah satu yang terlibat di pembentukan komunitas ini.

Hingga hari ini, mereka sudah menyelenggarakan konser keren seperti Underground Bersatu (2008), Dinasti Hitam Bangkit (2012) and serial gig Ranah Sawit Mamakak (sejak 2012).

Selain konser musik, mereka juga mengadakan kegiatan sosial seperti berbuka puasa tahunan bersama yatim piatu, Food not Bomb (sebuah even amal yang bertujuan memberikan makanan kepada mereka yang terdampak kemiskinan), donor darah, dan lain-lain.

LINE UP

IFRID (Padang)
SIJUNDAI (Padang)
SADISTIC TORTURE (Padang)
TOTAL CADAS (Pasaman Barat)
DOSA MAYAT (Pasaman Barat)
SYMPHONY OV HIMEROS (Pasaman Barat)
TINJU API HC (Pasaman Barat)
SITI NURBAYA (Padang)
SIAMPA RAYO (Padang)
SEXTOR 8 (Pasaman Barat)
SAYETH THE LORD (Pasaman Barat)
HATE ATTACK (Pasaman Barat)
RADIKAL (Pasaman Barat)
MOSS HEAD HC (Pasaman Barat)
KORBAN JIWA (Pasaman Barat)
LENTERA KHAISMITAIL (Padang)
ARENA 18 (Pasaman Barat)
KUMAT (Pasaman Barat)

Tiket tersedia di arena dengan harga 15 ribu perak. Penyelengara juga menyediakan t-shirt resmi seharga 110 ribu rupiah.

Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi Afdhal di BBM d4f70e9f, Hendro di 081364227423, dan Qadri di BBM  d1113612. Tahun ini, pengerjaan layout desain Ranah Sawit Mamakak’s design dilakukan oleh Yogi Izoneil.

Acara ini didukung oleh GERILYA HITAM, MAESTRO MUSIC STUDIO, HANGGAR EXTREME MERCH, INYIAK STORE and HEAVEN LIGHT MERCH.

*****

Facebook Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: