Sejarah Gibson Guitar Corp. – Bagian Kedua

Gibson2

Gibson Guitar Corp. adalah perusahaan gitar Amerika yang berdiri di tahun 1902 sebagai  ”The Gibson Mandolin-Guitar Mfg. Co., Ltd.” di Kalamazoo, Michigan dan awalnya memproduksi mandolin beserta keluarganya. Dalam perkembangannya Gibson menjadi produser alat musik terbesar di Amerika dan beberapa produknya menjadi favorit banyak musisi dunia. Berikut bagian kedua sejarah (baca Sejarah Gibson Guitar Corp. – Bagian Pertama) mengenai Gibson yang kami ambil dari gibson.com:

*****

Pada tahun 1946 Gibson menyempurnakan pickup single-coil P-90 dan memimpin industri gitar elektrik di Amerika dengan diluncurkannya model ES-5 (gitar pertama dengan 3 pickup) dan ES-175 di tahun 1949, diikuti oleh L-5CES dan SUPER 400CES di tahun 1951. CES adalah singkatan dari Cutaway Electric Spanish. Istilah Spanish digunakan untuk menerangkan jenis gitar yang mempunyai 6 string dan bentuknya mirip seperti gitar yang kita kenal sekarang ini, dan membedakannya dengan jenis alat musik petik lain seperti mandolin, ukulele, dan lain-lain.

Gitar Gibson yang paling sukses sepanjang masa: Gibson Les Paul Model diperkenalkan pada tahun 1952. Gitar solidbody pertama yang dikeluarkan oleh Gibson dirancang dan dikembangkan oleh Les Paul, gitaris dan penyanyi yang sangat terkenal di era itu. Les Paul Model kemudian menjadi ikon Gibson dan rock and roll.

Presiden direktur Gibson Ted McCarty, seorang insinyur yang tidak bisa bermain gitar, menemukan bridge dengan saddle yang terpisah dan dapat diatur, yang diberi nama Tune-O-Matic. Bridge tersebut dipasang di Les Paul Custom tahun 1954 dan sekarang menjadi bridge standar untuk gitar elektrik Gibson (baca artikel Bedah Gitar: Electric Guitar Bridge).

Seakan tidak pernah berhenti berinovasi, Insinyur Seth Lover menyempurnakan pickup humbucking pada tahun 1957 dan mulai dipasang di gitar-gitar Gibson seri tinggi. Inovasi tersebut kemudian menjadi suatu standar industri baru (baca artikel Bedah Gitar: Guitar Pickups).

Di tahun itu juga Gibson membeli salah satu saingannya yang sedang terpuruk, pabrikan gitar Epiphone. Induk perusahaan Gibson, CMI (Chicago Musical Instrument) melihat adanya sebuah kesempatan untuk memperluas jalur pemasaran Gibson dengan memanfaatkan jalur yang sudah dibangun oleh Epiphone. Seri gitar baru Epiphone karya Gibson diluncurkan tahun 1958. Pada tahun 1970, produksi Epiphone dipindahkan ke luar Amerika, membuat Gibson mempunyai produk dengan harga yang lebih murah.

Pada pameran alat musik terbesar Amerika NAMM 1958, tiga model “modern” hasil desain Ted McCarty: Explorer, Flying V dan Moderne, ternyata tidak mendapatkan sambutan pasar yang baik. Walaupun demikian, sekarang model-model tersebut termasuk produk Gibson yang sangat laris.  Tahun itu juga McCarty mendesain ES-335 yang mengkombinasikan konstruksi solidbody dengan tampilan tradisional hollowbody. Desain semi-hollow tersebut kemudian menjadi salah satu konsep yang sangat sukses di era gitar elektrik (baca artikel Bedah Gitar: Body).

Sejarah baru dicatat Gibson pada tahun 1965. Produksi mencapai rekor baru ketika mereka berhasil memasarkan 100.000 unit Gibson produksi Amerika dan produk Epiphone dalan waktu setahun.

ECL, perusahaan Ecuador yang bergerak di bidang produksi semen dan bir, mengambil alih induk perusahaan CMI berikut anak-anak perusahaannya pada tahun 1969. Gibson kemudian berada dibawah induk baru yang diberi nama Norlin.

Gibson meresmikan pabrik baru mereka di Nashville dan memindahkan sebagian produksi dari pabrik Kalamazoo. Di tahun 1984, setelah 65 tahun menjadi rumah Gibson, Pabrik dengan alamat Jalan Parsons No 225 Kalamazoo ditutup dan markas dipindahkan ke Nashville.

Norlin mengalami kesulitan dan menghadapi kemunduran dengan cepat sepanjang tahun 1978-1982. Walaupun demikian, Gibson tidak berhenti untuk melakukan inovasi-inovasi kreatif. Di masa itu muncul permintaan yang besar terhadap gitar seri vintage. Gibson memperkenalkan re-issue F-SL tahun 1978, kemudian Les Paul Heritage tahun 1980, lalu Heritage Korinas tahun 1982 dan Banjo Earl Scruggs Granada-style tahun 1984. Model baru juga dikeluarkan seperti B.B. King Model (1980) dan Chet Atkins solidbody acoustic tahun 1982.

Setelah mengalami kesulitan keuangan yang cukup parah, Gibson dibeli oleh pemiliknya sekarang Henry Juszkiewicz dan David Berryman pada Januari 1986. Kedua pengusaha ini dengan cepat memulihkan Gibson yang kemudian bernama Gibson Guitar Corp.. Pabrikan Flatiron Mandolin Company, di kota Bozeman, Montana diakuisisi di tahun 1987. Sebuah pabrik baru didirikan di Bozeman untuk memproduksi gitar akustik pada tahun 1989. Era pemilik baru ini merupakan masa emasnya Gibson yang berhasil menaikkan angka produksi dan penjualan. Beberapa pabrikan instrumen musik lain dibeli dan menjadi anak perusahaan, seperti  pabrikan bass Steinberger dan Tobias, Slingerland drums, Kramer guitars dan OMI (pembuat Dobro resonator guitars).

Peringatan seratus tahun Gibson gitar sejak Orville Gibson menciptakan mandolin pertamanya pada tahun 1994 menandai betapa kokohnya perusahaan ini menguasai pasar alat musik dunia berkat kombinasi tradisi dan inovasinya. Meningkatnya permintaan akan gitar vintage membuat penjualan replika Les Paul flametop edisi ’59 dan ’60 meningkat. Di tahun itu juga model baru, Nighthawk memenangkan Most Innovative Guitar award di NAMM show edisi musim dingin untuk desainer J.T. Riboloff.

Salah satu pabrikan piano top dunia, Baldwin Piano & Organ Company diambil alih pada tahun 2001.

Ulang tahun ke-50 Les Paul Model diperingati pada tahun 2002 dengan memperkenalkan gitar digital pertama dunia yang menggunakan MaGIC transport Protocol yang dikembangkan oleh Gibson Labs. Gibson Digital Guitar menampilkan langkah maju teknologi gitar sejak penemuan gitar listrik 70 tahun sebelumnya. Gitar ini memperoleh penghargaan the Coolest Inventions of 2003 oleh majalah Time .

Gibson membuka pabrik sendiri di China yang ditujukan untuk memproduksi gitar Epiphone pada tahun 2003, setelah sebelumnya memakai jasa pabrikan lokal secara OEM untuk mencetak produk-produknya. Di tahun itu juga yayasan amal Gibson Foundation didirikan, dan Gibson Europe sebagai pusat penjualan dan pemasaran di Eropa dibuka.

Pada tahun 2005 Gibson membeli perusahaan Deutsche Wurlitzer yang memproduksi Jukebox dan Vending Electronics. Gibson mendirikan Gibson Audio Division yang mengeluarkan Wurlitzer Digital Jukebox, yang disebut sebagai home music system paling komprehensif di dunia, yang diperkenalkan pertama kali pada pameran Consumer Electronics Show dan memenangkan the CES Innovations Award. The Digital Ready Guitar yang berbasiskan model Les Paul, diperkenalkan dengan kemudahan bisa mengupgrade ke digital.

Badai Katrina dan Rita memporak-porandakan daerah Gulf Coast Amerika pada tahun 2005. Gibson ikut mendirikan Music Raising, sebuah organisasi yang bertujuan me-restorasi sejarah dan warisan musik di daerah Gulf Coast. Organisasi ini menyumbang ribuan alat musik untuk musisi profesional yang menjadi korban dan membantu mereka agar bisa kembali bekerja untuk menafkahi hidup. Dan, ribuan alat musik ikut disumbangkan untuk sekolah-sekolah dan gereja. Tahun itu Gibson mendapat penghargaan HALO Award untuk Cause Marketing

Penghargaan Billboard Humanitarian Award diperoleh pada tahun 2006. Tahun itu Gibson meluncurkan HD.6X Pro, digital kontroler  yang paling canggih saat itu. Tahun 2007 Gibson memperkenalkan gitar pertama dengan teknologi robot, the Gibson Robot Guitar. Gitar yang diproduksi terbatas ini habis terjual dalam waktu dua hari. Gibson memperoleh PRISM PR Award. Setahun kemudian Gibson kembali memperlihatkan kehebatannya dengan memperkenalkan Gibson Dark Fire, sebuah gitar dengan teknologi yang sangat canggih dan bisa men-tuning sendiri, dan menjadi salah satu gitar yang paling didamba-dambakan.

Gitaris legendaris, Les Paul meninggal tahun 2009 pada usia 94 tahun. Gibson mengeluarkan komitmen untuk menjaga warisan Les Paul untuk selama-lamanya. Salah satu seri gitar robot, Dusk Tiger diperkenalkan pada 7 Desember tahun itu dan diproduksi hanya 1000 unit.

Les Paul tahun 70-an
Les Paul

DIVISI DAN ANAK PERUSAHAAN GIBSON

1.  Akustik

  • Gibson Acoustic
  • Gibson Original (Mandolin dan Banjo)
  • Dobro (resonator)
  • Epiphone
  • Garrison Guitars

2. Elektrik

  • Gibson USA (Les Paul, Flying V, SG, Firebird, Explorer, Thunderbird, Midtown Standard Bass, Nighthawk, LPX, EB, N-255,  Midtown Kalamazoo)
  • Gibson Memphis (ES-335, ES-339, ES-330, ES-175, ES-295, ES-195, Lucille, ES-137, ES-359, ES-390)
  • Gibson Custom
  • Epiphone (Les Paul, Flying V, SG, Wildkat, Sheraton, ES-339, Casino, Dot, Thunderbird, Explorer, Riviera, Toby, Emperor, Viola, Ultra, G-400, EB, G-310, Rumblekat, Nighthawk, dll)
  • Kramer
  • Valley Art
  • Maestro
  • Steinberger
  • Tobias Bass (dipasarkan dengan merk Epiphone Toby, Michael Tobias mendirikan pabrikan bass sendiri dengan nama MTD/Michael Tobias Design yang tidak punya hubungan dengan Gibson)

3. Piano

  • Baldwin (dengan merk Baldwin, Chickering, Wurlitzer, Hamilton, dan Howard )

4. Pro Audio

  • Onkyo
  • Stanton (instrumen DJ)
  • KRK System (speaker)
  • Cerwin-Vega (speaker)
  • Teac (saham mayoritas)
  • Tascam (bagian dari TEAC)
  • Electar (amps)

5. Jukebox and Vending Machine

  • Wurlitzer

6. Drum

  • Slingerland
Facebook Comments

6 thoughts on “Sejarah Gibson Guitar Corp. – Bagian Kedua

Leave a Reply

%d bloggers like this: