Sejarah Gibson Guitar Corp. – Bagian Pertama

Gibson

Gibson Guitar Corp. adalah perusahaan gitar Amerika yang berdiri di tahun 1902 sebagai  “The Gibson Mandolin-Guitar Mfg. Co., Ltd.” di Kalamazoo, Michigan dan awalnya memproduksi mandolin beserta keluarganya. Dalam perkembangannya Gibson menjadi produser alat musik terbesar di Amerika dan beberapa produknya menjadi favorit banyak musisi dunia. Berikut sejarah mengenai Gibson yang kami ambil dari gibson.com:

Orville Gibson
Orville Gibson

Pada tahun 1894, seorang pegawai restoran di Kalamazoo, Michigan, Orville Gibson mengembangkan instrumen mandolin dan gitar dengan mengambil desain dari biola, di bengkel kayu yang ada di rumahnya. Dia merancang dua model baru mandolin: scroll-body F style dan teardrop-shaped A style, yang sekarang menjadi model standar mandolin. Orville memperoleh paten atas penemuannya di tahun 1898.

Mandolin hasil desain Orville sangat laris di pasaran dibandingkan mandolin model bowlbacks dan taterbugs yang beredar di zaman itu. Orville pun tidak mampu memenuhi permintaan pasar. Lima orang saudagar dari Kalamazoo membeli hak atas paten dan namanya dengan harga $2500 dan menyewanya sebagai konsultan. Mereka mendirikan The Gibson Mandolin-Guitar Mfg. Co., Ltd. pada tanggal 10 Oktober 1902. Walaupun memiliki sedikit saham, Orville bukan merupakan pemilik dari Gibson Company. Setelah perselisihan dengan dewan komisaris, Orville melepas sahamnya enam bulan kemudian. Orville Gibson tetap menerima royalty dan pensiun hingga kematiannya di tahun 1918.

Dari tahun 1903 hingga Perang Dunia I, Gibson merajai penjualan mandolin di Amerika. Pada tahun 1921, pegawai Gibson Ted McHugh menciptakan dua penemuan yang sangat penting di dalam sejarah gitar:  adjustable truss rod dan height-adjustable bridge. Semua gitar Gibson sampai hari ini masih menggunakan truss rod temuan McHugh dan gitar jazz tradisional tetap menggunakan bridge hasil desain McHugh.

Gibson mandolin orchestra

Perang Dunia I mematikan pasar mandolin dan penjualan tenor banjo berkembang pesat. Gibson yang terancam pasar utamanya mengeluarkan mandolin F-5 dan gitar L-5 yang dikembangkan oleh Lloyd Loar. F-5 dan L-5 memiliki keunggulan dengan adanya F-hole, neck yang lebih panjang, tuner di atas dan tone bars. Loar juga menciptakan mando-bass yang menjadi cikal bakal bass elektrik modern. Loar dan ciptannya menjadi legenda. Sayangnya, Gibson hampir bangkrut dan Loar keluar di tahun 1924.

Band Jazz berkembang pesat, dan Gibson merespon kebutuhan gitaris Jazz dengan mengeluarkan The Advanced L-5 dan Super 400 di tahun 1934. Gibson memperbesar ukuran L-5 dan model archtop lainnya dari 16″ ke 17″. Gibson juga memperkenalkan Super 400 dengan lebar 18″, yang masih dianggap sebagai puncak dari desain gitar archtop.

Vintage Gibson

Gitar elektrik Gibson pertama diperkenalkan pada tahun 1935. Gibson memasuki pasar baru untuk gitar listrik dengan mengeluarkan gitar untuk Hawaiian style EH-150 dan diikuti ES-150 untuk gitar listrik jenis “Spanish” di tahun 1936. ES adalah singkatan dari Electric Spanish. Harga paketan gitar dan ampli dijual seharga $150.

Penyanyi country sekaligus bintang film Ray Whitley memesan sebuah gitar yang berukuran sangat besar yang diberi nama The King of the Flat Tops pada tahun 1937. Gibson kemudian memasukkan gitar yang kemudian diberi nama Super Jumbo ke dalam line-up produksinya di tahun 1938. Kemudian seri ini berubah menjadi J-200 atau SJ-200 yang merupakan favorit para penyanyi country sekarang ini.

Model cutaway pertama, the Super 400 Premier and L-5 Premier diluncurkan di tahun 1939 yang memberi kemudahan bagi gitaris untuk memainkan nada-nada tinggi. Model cutaway kemudian menjadi model yang sangat disukai.

Perusahaan Gibson dibeli oleh Chicago Musical Instrument Co., salah satu distributor perangkat musik terbesar, pada tahun 1944.

BERSAMBUNGke  Sejarah Gibson Guitar Corp. – Bagian Kedua

Facebook Comments

6 thoughts on “Sejarah Gibson Guitar Corp. – Bagian Pertama

Leave a Reply

%d bloggers like this: