Sejarah Musik Jazz: New Orleans Music (Periode 1890 -1910)

kingoliver

Musik jazz telah melewati sejarah yang cukup panjang. Berawal dari New Orleans, jazz telah menjelma menjadi sebuah industri musik yang mapan dan memiliki penggemar yang fanatik.

Berikut ini adalah berbagai style dalam jazz yang kami hadirkan untuk anda dari majalah jazz horizon-line.com dengan seizin founder-nya Mr. Yollis Michdon Netti

New Orleans Music

Periode 1890 -1910

New Orleans dan musiknya, diakui memiliki pengaruh besar atas terciptanya musik jazz. Sebagian besar musisi jazz awal, memainkan musik mereka di berbagai bar dan klub malam di kawasan lokalisasi sekitar Basin Street, New Orleans yang dikenal dengan nama kawasan Storyville. Di New Orleans juga dikenal berbagai kelompok marching band yang selalu mengiringi upacara pemakaman warga komunitas Afrika Amerika di kota itu. Nah,alat-alat musik musik yang digunakan marching band itu menjadi instrumen dasar musik jazz.

Selain itu, para musisi marching band pemakaman ini – yang sebagian besar belajar musik secara otodidak, merupakan para musisi dalam kelompok-kelompok musik jazz awal. Para musisi jazz otodidak inilah yang berperan penting dalam masa-masa awal perkembangan jazz. Mereka kemudian berkelana ke komunitas-komunitas warga kulit hitam di negara-negara bagian Selatan Amerika Serikat dan kemudian pada sekitar tahun 1914 membawa musik baru ini ke bagian barat dan utara Negeri Paman Sam itu. Namun, pada awal dekade 1920-an, sebagian generasi tua menganggap musik jazz adalah sesuatu yang tidak bermoral dan akan merusak nilai-nilai lama kebudayaan Amerika.

Tahun 1919, musisi jazz asal New Orleans yaitu Kid Ory’s Original Creole Jazz Band manggung di San Francisco dan Los Angeles, California. Dan pada tahun 1922, mereka menjadi band kulit hitam pertama asal New Orleans yang membuat rekaman. Saat itu, jazz sudah mulai popular dan berkembang. Awalnya jazz hanya dimainkan para musisi kulit hitam. Namun pada era 1920-an, musisi kulit putih sudah mulai melirik jazz dan bahkan sudah terjadi kolaborasi antara musisi kulit hitam dan kulit putih. Kolaborasi pertama terjadi pada tahun 1926 saat Jelly Roll Morton melakukan rekaman bersama New Orleans Rhythm Kings.

Pada masa yang sama jazz sudah mulai dimainkan dalam format orkestra atau big band, tak hanya band kecil dengan empat atau lima orang personil saja. Beberapa big band jazz yang cukup terkenal saat itu misalnya Fletcher Henderson band dan Duke Ellington band di New York, serta Earl Hines’ Band asal Chicago. Semua big band ini sangat mempengaruhi terciptanya genre baru jazz yaitu swing.

Musisi New Orleans Style:

Henry “Red” Allen, Louis Armstrong, Danny Barker, Sidney Bechet, Johnny Dodds, King Oliver, George Lewis, Jelly Roll Morton, Paul Barbarin, Barney Bigard, Baby Dodds, Pops Foster, Edmond Hall, Bunk Johnson, Freddie Keppard Olympia Brass Band, Kid Ory, Johnny St. Cyr, Omer Simeon, Kid Thomas, Dsb.

Album New Orleans Music:

Birth of the Hot (Jelly Roll Morton), Blue Clarinet Stomp [2002] (Johnny Dodds), Blue Clarinet Stomp (Johnny Dodds), Jazz Funeral in New Orleans (George Lewis), Jelly Roll Morton, Vol. 2: The Red Hot Peppers [Chicago] (Jelly Roll Morton), King Oliver: Louis Armstrong (King Oliver), Master Takes: Victor Sessions [1932-1943] (Sidney Bechet), Off the Record: The Complete 1923 Jazz Band Recordings (King Oliver), Runnin’ Wild (Sidney Bechet), The Complete Hot Five and Hot Seven Recordings [Columbia/Le] (Louis Armstrong), Dsb.

(Ervan/Yollis/berbagai sumber)

Source: horizon-line.com

Facebook Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: