10 Tips Sukses Menjadi Musisi

 

Menjadi musisi itu gampang-gampang susah dan tidak semua orang bisa menjadi musisi yang baik dan hebat. Redaksi dengan tidak malu-malu meminta pendapat dan tips kepada tiga orang musisi Banda Aceh: Iwan Kadal, Ulis Ace dan Teuku Mahfud, mengenai apa yang sebaiknya dilakukan seseorang ketika muncul keinginan untuk belajar musik.

Secara keroyokan mereka pun tidak malu-malu memberi ide-ide yang dapat kamu baca dibawah ini:

1. Pilih alat musik yang ingin dimainkan

Langkah pertama ini sangat penting ketika kamu memutuskan untuk menjadi seorang musisi. Pilihlah alat musik yang gampang kamu dapatkan, minimal mudah untuk dipinjam dari teman atau saudara, ataupun ada toko alat musik yang dengan mudah kamu bisa datangi atau pesan.

Jangan sekali-kali memilih instrumen yang namanya saja susah untuk disebutkan dan jarang ada yang bisa memainkannya, misal guzheng (kecapi 21 dawai dari China) atau didgeridoo, alat musik tiup dari suku Aborigin di Australia.

Kalau kamu kesulitan untuk mendapatkan alat musik seperti yang sudah disebut diatas, sebaiknya kamu memilih hobi atau pekerjaan lain saja. Kamu masih punya kesempatan kok untuk bisa menjadi seorang Insinyur Nuklir ataupun seorang Tai Chi Master.
`

2. Cari orang yang bisa mengajarkanmu

Langkah kedua adalah mencari orang lain yang mahir memainkan alat musik tersebut dan berada di sekitar kamu serta mau mengajarkanmu.  Setidaknya kalau tidak ada yang bersedia mengajarkanmu dengan gratis, ada sekolah atau kursus musik yang mau menerimamu menjadi muridnya.

Alternatif lain kamu bisa belajar sendiri dari video atau Youtube, tentunya setelah memiliki pelajaran dasar yang cukup. Metode belajar sendiri melalui video ini mempunyai banyak kelemahan karena komunikasi hanya satu arah saja. Kamu tidak akan pernah tahu apakah kamu sudah benar-benar bisa meniru apa yang diajarkan oleh video tersebut.

Harap diingat: belajar dari seorang guru akan membuat lebih cepat mahir dibandingkan belajar sendiri. Belajar dari sekolah musik yang terstruktur dan mempunyai kurikulum yang baik serta dikelola secara profesional akan membuat kamu bisa lebih cepat lagi mahir bermusik.

Kalau kamu tidak berhasil menemukan guru musik atau video lesson, kamu masih punya kesempatan memilih hobi atau pekerjaan lain. Mungkin masih ada peluang bagi kamu untuk menjadi peragawan atau pramugari pesawat komersil.
`

3. Pilih jenis musik yang kamu suka

Sebenarnya ini BUKAN langkah yang mau kami rekomendasikan. Tapi mengingat agar langkah ketiga ini menarik untuk dibaca, makanya kami menulis seperti apa yang sudah kamu baca di atas.

JANGAN pilih-pilih jenis musik ketika kamu memutuskan untuk belajar musik. Mempelajari berbagai jenis musik akan memperkaya permainan kamu dan akan menambah kematangan dan kedewasaan permainanmu.

Tentunya ketika kamu bergabung dengan band yang membawakan suatu genre musik tertentu, porsi latihan untuk jenis musik itu harus ditambah untuk menambah WATAK (baca: groove) permainan band tersebut.

Seorang KEITH RICHARDS (tahu kan siapa dia?) pernah mengatakan “You don’t find a style, … a style finds you.”
Jadi, jangan takut untuk memainkan berbagai aliran musik.

Kalau hal ini ternyata berat bagi kamu, ya sudah, gak mau juga gak apa-apa! Mainkan saja! Yang penting harus mahir dan WATAK!
`

4. Latihan yang keras dan disiplin

Practice makes perfect! Adagium ini berlaku di semua bidang, tidak hanya musik. Suatu keahlian didapatkan ketika seseorang berkorban untuk memperolehnya, dengan belajar dan latihan terus menerus. Buatlah sebuah jadwal latihan yang baik dan kontinyu, lengkap dengan target-target kemahiran.

Seorang gitaris jagoan, sebut saja namanya Steve Vai, masih mau berlatih berjam-jam setiap harinya. Dan ini mutlak harus dilakukan oleh seorang musisi.

Kalau kamu merasa ini berat, sebaiknya kamu mencoba hobi lain, seperti tukar-menukar prangko atau menangkap kupu-kupu (hobi begini masih ada nggak yaaaa?).
`

5. Jangan cuma belajar solo

Terutama untuk musisi yang menjadi solis di bandnya, seperti gitaris ataupun pianis. Kamu tidak perlu memainkan solo ala dewa dari awal sampai akhir di dalam sebuah lagu. Bahkan Yngwie Malmsteen saja masih mau mengisi rhythm section ketika vokalisnya bernyanyi atau ketika pemain lain melakukan solo.

Untuk sukses menjadi seorang musisi, kamu jangan hanya mempelajari scale dan mode saja. Belajar juga harmoni, rhythm, komposisi dan ilmu musik lainnya.

Kalau kamu merasa langkah ke-empat ini tidak perlu, sebaiknya kamu mempertimbangkan untuk mencari pekerjaan sampingan lain, misalnya dengan menjadi seorang diktator seperti Josif Stalin atau Adolf Hitler. Kamu kelihatannya berbakat untuk menjadi seperti mereka.
`

6. Bergabunglah dengan band

Langkah keenam ini sama pentingnya dengan yang lain dan berhubungan sekali dengan langkah ke-lima. Bermain sendiri dan bermain beramai-ramai  adalah dua hal yang sangat berbeda.

Ketika bermain bersama band kamu dituntut untuk bisa menjadi pelayan sekaligus menjadi seorang raja. Di dalam band kita harus mendengar pendapat semua personil. Keberagaman ide akan memperkaya permainan.

Ketika manggung, dukungan dan spirit dari semua personil akan menambah daya gedor permainan kamu sendiri.
Bermain sendiri juga tidak tabu. Tetapi bukankah kepuasan itu akan didapatkan lebih besar apabila dilakukan bersama orang lain, dibandingkan (maaf) onani sendirian.

Pahlawan Pembangunan Republik Gitar, Joe Satriani memulai bermusik dengan membentuk band, kemudian rekaman dengan band, dan manggung dengan band.

Bila kamu tidak berkenan dengan langkah ke-enam ini, kami menyarankan agar kamu mencoba hobi lain seperti belajar karate, kemudian setelah mahir ikutan bertanding di perlombaan KATA PERSEORANGAN.
`

7. Mainkan lagu sendiri

Ada kalanya kita memainkan lagu orang lain, terutama ketika sedang proses belajar musik. Tetapi sebaiknya kamu mengarang lagu sendiri sekaligus untuk mempertanggungjawabkan semua materi pelajaran yang sudah kamu pelajari.

Seorang musisi harus dikenang karena hasil karyanya. Fanbase sebuah band cover dengan sebuah band yang memainkan karya sendiri pasti berbeda kadar kesetiaannya.

Dengan punya lagu sendiri yang baik (dan disukai oleh orang lain), pasti terbuka kesempatan untuk dikontrak oleh label musik atau pun mengeluarkan album secara indie. Kamu bisa terkenal, Bo’!

Kalau kamu merasa ini tidak perlu, tidak apa-apa! Kami masih punya saran yang mungkin bisa dipertimbangkan: bukalah bisnis foto copy! Kamu pasti cocok dengan jenis usaha seperti ini.
`

8. Manggung sebanyak-banyaknya

Ujian sesungguhnya bagi seorang musisi adalah di atas panggung. Semakin sering manggung, maka mental dan kematangan akan semakin terasah. Ini akan mendukung proses kedewasaan kamu di dalam bermusik.

Di saat daya jual album fisik/digital sangat turun sekarang ini, manggung dengan sering akan menambah income, bahkan bisa lebih banyak dari penjualan cd-mu.
`

9. Bergaul dan tidak sombong

Ini syarat yang paling penting agar sukses menjadi musisi. Banyak kesempatan bermain/rekaman didapat dari teman-teman atau relasi yang sering berhubungan dengan kita.

Usahakan untuk bisa kongkow di tempat-tempat musisi lain berkumpul. Atau selemah-lemah iman berhubunganlah di sosial media. Jangan merasa diri hebat dan memilih-milih sahabat. Rezeki tidak bisa ditebak darimana datangnya.

Sosok superstar atau selebritis itu adanya di panggung saja, atau ketika berhadapan dengan para penggemar atau media. Ketika bergaul dengan musisi lain, sebaiknya kesan ini dibuang saja. Atau kamu nanti akan dicap sombong dan ditinggalkan.  Nanti bisa rugi sendiri.

Kalau kamu merasa ini adalah omong kosong, saran kami sebaiknya kamu segera menggosok gigi dan pergilah sejauh mungkin. Moto kami: Kami gank Cobra! Anda sopan, kami segan!
`

10. Selalu bersyukur

Ini adalah hal yang paling utama, tapi sering dilupakan. Ketahuilah usia, kesehatan, bakat, dan lain-lain, adalah anugerah-Nya. Sudah sepantasnya kita selalu bersyukur atas apa yang sudah diberikan-Nya.  Bayangkan kalau nikmat ini dicabut? Yakinlah, setiap kali kita bersyukur, nikmat yang diberikan akan berlipat ganda.

Itulah 10 Tips Sukses Menjadi Musisi ala Iwan Kadal, Ulis Aceh dan Teuku Mahfud. Kalau ada kekurangan sana-sini, mereka bertiga meminta maaf karena bukankah tiada gading yang tak retak?. Semoga bisa berguna!

Nantikan artikel berikutnya yang tidak kalah menarik dari ketiga musisi ini: Tips Menjadi Musisi Sukses!

*****

Facebook Comments

7 thoughts on “10 Tips Sukses Menjadi Musisi

Leave a Reply

%d bloggers like this: