Tips: Memperbaiki 7 kesalahan yang umum dilakukan oleh gitaris

Instruktur gitar Nate Savage dari GuitarSystem.com menjelaskan 7 kesalahan yang umum dilakukan oleh gitaris dan cara memperbaikinya. Dalam video berikut Nate memberikan tip untuk memperbaiki kesalahan tersebut dengan sasaran pemain gitar dari berbagai level skill: dari pemula hingga profesional.

7 tips berikut bisa memperbaiki tujuh kebiasaan buruk yang dilakukan gitaris baik dalam konsep maupun latihan fisik/motorik.

Bagi gitaris pemula, tips berikut bisa menghindarkan kesalahan latihan sehingga dapat membantu mempercepat progress belajar.

1. Membuat tujuan latihan yang ingin dicapai (0:38)

Sering kali terjadi seorang gitaris tidak tahu apa yang hendak dilatih atau dimainkan, sehingga kebingungan menentukan bagaimana cara meningkatkan skill gitarnya. Dalam hal ini, menurut Nate, kesalahan yang utama terjadi adalah karena sang gitaris tidak menetapkan “tujuan” apa yang ingin disasar di setiap kesempatan bermain atau berlatih gitar.

Tanpa menetapkan goal kamu tidak akan bisa menentukan apa saja yang mau dilatih di saat latihan.

Jangan membuat tujuan/goal semacam “gue ingin jadi pemain gitar hebat”, karena itu terlalu umum. Buatlah goal semacam “gue harus bisa bermain lagu yang ini” atau “gue harus bisa bermain solo blues di dalam progresi 12 bar blues”.

Ketika kamu telah menetapkan tujuan seperti itu, maka kamu akan bisa menentukan bagian-bagian apa yang mau dilatih. Misalnya tujuan“gue harus bisa bermain solo blues di dalam progresi 12 bar blues”, kamu bisa membuat bagian latihan dengan urutan: mempelajari tangga nada blues, latihan tangan kiri (fretting hand) dan kanan (picking hand), belajar lick dan teori blues, hingga latihan memainkan lagu blues.

Nate membuat sebuah analogi:

Anggap saja kamu sedang makan steak yang ukurannya besar. Kamu tidak bisa makan daging itu sekaligus, tetapi akan melahapnya dalam potongan-potongan yang kecil. Sama seperti latihan gitar, harus demikian juga agar lebih efektif.

Gagal menetapkan tujuan berlatih tersebut akan membuat gitaris melakukan kesalahan yang kedua:

 

2. Tentukan kapan latihan/bermain tanpa arah dan suka-suka (noodling) (2:04)

Boleh saja berlatih/bermain suka-suka (noodling) dengan hal yang sudah kamu pelajari atau yang kamu sudah mahir selama 20 menit atau bahkan 2 jam, tetapi jangan sampai mengganggu tujuan latihan yang ingin dicapai seperti yang dimaksud di atas.

Kalau ingin noodling, buatlah jadwal tersendiri di setiap sesi latihan. Misalnya dalam sekali latihan, bagian untuk noodling ditetapkan cukup 15 menit saja atau tentukan berapa jam seminggu waktu untuk bermain suka-suka dan bersenang-senang dengan gitar.

Kalau ini dilakukan maka kamu akan bisa memisahan jadwal bermain suka-suka dari latihan yang telah direncanakan.

 

3. Memperbaiki kebiasaan strumming/picking dengan downstroke dan memakai siku (3:01)

Kebiasan strumming/picking dengan gerakan downstroke dan memakai siku sering terjadi pada pemain pemula. Hal ini ini bisa menyebabkan cedera otot dan membuat siku lelah, serta sangat tidak efisien dan membuat kamu harus kerja lebih keras ketika picking atau strumming.

Yang harus dilakukan adalah berlatih melemaskan siku, lalu gunakan pergelangan tangan untuk melakukan strumming atau picking serta memulai melatih gerakan upstroke.

Ketika sudah mahir dengan upstroke, kombinasikan bersama downstroke dengan hanya membuat sedikit gerakan menggunakan pergelangan tangan.

 

4. Poor muting (4:16)

Keahlian melakukan muting (meredam senar gitar dari bunyi yang tidak dinginkan) adalah penting bagi seorang gitaris, salah satunya berguna mencegah gangguan yang ditimbulkan oleh suara senar lain yang tidak dihendaki ketika sedang bermain. Atau dengan kata lain bermain kotor.

Untuk mengatasi hal ini maka latihlah meredam senar yang tidak dimainkan dengan kedua tangan (fretting hand dan picking hand):

  1. Fretting hand (4:56)
    Nate mencontohkan dengan memainkan tiga nada pertama di senar ke-enam pada tangga nada A minor. Perhatikan jari telunjuk yang memencet A, jangan dilepaskan dulu dan biarkan tetap di A ketika jari lain memencet fret berikutnya. Ini akan membantu meredam suara yang tidak perlu dari nada A dan seterusnya.
  2. Picking hand (5:24)
    Ketika memainkan tangga nada A minor (seperti di menit 4:59), gunakan jari tengah dan manis tangan kanan (picking hand) untuk meredam senar-senar yang di bawah.
    Ketika bermain tangga nada A minor hingga ke senar bawah, telapak tangan kanan (picking hand) digunakan untuk meredam senar-senar atas.

5. Memperbaiki kebiasan tidak menggunakan ujung jari ketika memainkan kord (6:18)

Sering kali kita jumpai seorang gitaris ketika bermain kord, suara yang ditimbulkannya tidak jernih dan ribut. Apa yang salah?
Ini terjadi karena sering kali si gitaris tidak dengan tepat memencet kord dengan menggunakan ujung jari.

Pada menit ke 6:48, Nate mencontohkan dengan memainkan kunci C, dan memperlihatkan perbedaan suara antara kord yang dipencet sempurna dengan ujung jari, dengan chord yang dipencet tidak pas dengan ujung jari. Rasakan perbedaan kualitasnya.

 

6. Gitaris yang tidak belajar tuning dengan baik (7:09)

Di saat kita terbiasa menggunakan tuner untuk menyetem senar gitar, maka kita akan mendapat kesulitan ketika alat tersebut tidak ada, ataupun lingkungan sekitar terlalu bising untuk menggunakan tuner.

Nate menyarankan untuk berlatih menyetem dengan menggunakan metode fret ke-lima (fifth-fret method).

Contoh pada menit 7:45, pencetlah fret ke-lima di senar ke-enam (A) untuk menyamakannya dengan senar ke-lima (open A). Kemudian agar yakin, ujilah dengan menggunakan tuner. Latihlah hingga kuping terbiasa/terlatih.

 

7. Tidak menerapkan apa yang sudah dilatih ketika bermain (8:24)

Satu kesalahan yang paling sering sekali dilakukan oleh gitaris adalah tidak menerapkan apa yang sudah dilatih di dalam musik yang dimainkannya. Ketika mempelajari suatu tangga nada atau chord, carilah lagu yang cocok untuk berlatih.

Tidak akan berguna pengetahuan mengenai scale dan chords apabila pada akhirnya tidak diaplikasikan di dunia nyata.

****

Facebook Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: