Shockfest bermaksud kembalikan kejayaan underground Pekalongan

Pergerakan underground di Pekalongan mengalami kemunduran sejak terjadinya peristiwa bentrokan antara polisi dan masa punk di sebuah konser amal yang terjadi pada tanggal 27 November 2010 di Gedung Kesenian Pekalongan. Konser tersebut dihelat oleh Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan.

Menurut keterangan resmi, kericuhan dimulai oleh beberapa pemuda punk yang mabuk, mengkonfrontasi empat orang polisi Dalmas (pengendalian massa/anti teror) yang sedang bertugas, yang kemudian menyulut perkelahian. Para aparat menolak permintaan pemuda punk untuk mengantarkan mereka ke  jalan raya dengan menggunakan truk dalmas yang sedang stand by setelah konser usai. Polisi yang jumlahnya sedikit kemudian terdesak dan masa punk mulai merusak truk tersebut. Puluhan pemuda punk kemudian ditangkap.

Read English article about this show here: Shockfest: Kajen Musik Festival 2017

Sejak keributan tersebut, susah sekali mendapatkan izin penyelenggaraan event underground di Kabupaten tersebut, terutama gig yang dilakukan di dalam ruangan. Karena gig yang diselenggarakan di ruang terbuka membutuhkan biaya yang lebih besar dibandingkan di dalam ruangan, menyebabkan even-even regular tidak terlaksana.

Komunitas-komunitas underground di Pekalongan mengatasi masalah ini dengan mengadakan even berskala kecil memakai bendera aparat/pemuda desa dan menyamarkannya sebagai ajang peringatan perayaan nasional dan lokal. Karena even diadakan di luar gedung, penyelenggara acara tidak dapat menjual tiket dan hanya bergantung dari donasi kolektif saja.

Tahun ini, sebuah gig underground yang lumayan besar diadakan di Pekalongan. Extreme People, sebuah komunitas metalhead di kota ini membuat sebuah upaya penyelenggaraan konser yang diberi nama Shockfest: Kajen Musik Festival. Seperti even-even sebelumnya, konser ini juga mengalami masalah yang sama: tidak dikeluarkannya izin untuk penyelenggaraan di dalam gedung.

Festival tersebut awalnya direncanakan akan diadakan di Gedung Pertemuan Umum Kajen, tetapi terpaksa bergeser ke lapangan Kompi C Yonif 407, Wonopringgo, Pekalongan, demikian penyataan resmi panitia di akun Facebook 23 Juni yang lalu.

Shockfest: Kajen Musik Festival didakan pada hari Kamis, 29 Juni 2017.

Dua puluh band metal dari seluruh Jawa tercatat dalam daftar penampilan. Band brutal death metal asal Tangerang Disgusting Castigation dan band grindcore asal Kediri Pukat Harimau akan menjadi headliner bersama beberapa nama lainnya seperti Noiseblast (Bandung), Putrifacdity (Samarinda), Darah Perawan (Bogor), Terror Blast (Banyumas ), Chaos Squad (Purwokerto), Infection Bleeding (Jakarta), Batu Nisan (Pemalang), dan Abirowo (Batang).

Duo Disgusting Castigation akan memperkenalkan lagu-lagu brutal dari album debut brutal mereka Perpetual Carve On Manifest Torture yang baru saja dirilis pada tanggal 16 April yang lalu di Tangerang Brutality 2, sebuah metal fest yang diadakan Nanda Z Bastian, pendiri dan gitaris band tersebut.

Vokalis Germinativum dan Imperforata, Fajar, akan tampil sebagai vokalis tamu. Disgusting Castigation baru saja kehilangan vokalis mereka Petrus Naibaho bulan February lalu dikarenakan komitmennya dengan Oscuro, band death metal asal Tangerang lainnya. Kepergian Petrus menyebabkan Nanda terpaksa mengerjakan sendiri rekaman vokal di sesi rekaman album tersebut.

Band yang berdiri tahun 2015 itu sekarang beranggotakan Nanda (guitars/vocals) dan Arga Haryanto (drums).

Artis label independen terkemuka Endless Torture Records, Pukat Harimau, ikut menyebarluaskan grindcore sejak 2006 di kota asalnya Pare, Kediri. Band ini telah merilis album studio berjudul Suspicious pada tanggal 20 Desember 2014 yang berisikan 22 tracks yang umunya meruapakan microsongs.

Pukat Harimau sekarang beranggotakan Ridho (bass), Zane (drums), Negro (guitars) and Prodie )vocals).

Band brutal death metal asal Samarinda Putridfacdity menjadwalkan 7 kota akan disinggahi di dalam sebuah tur promo di Pulau Jawa demi mempromosikan EP Carnivorous, dimulai dari Metamorfest 3. Jadwal lengkapnya adalah Metamorfest 3 (Pemalang, June 28), Shockfest (Pekalongan, June 29), Rock Infection (Purbalingga, July 1), Mbangun Desa #8 (Batang, July 2), Madiun Super Squad (Madiun, July 8), Lamongan Bawah tanah #1 (Lamongan, July 9), Banyuwangi Death Fest (Banyuwangi, July 16). Kembali ke Samarinda, band ini sudah ditunggu di Extreme Aggression 3 pada 8 Agustus nanti.

EP Carnivorous dirilis 29 April yang lalu berisikan lima lagu yang brutal dan agresif.

Formasi anyar Putridfacdity berisikan Keceng (drums), Alus (guitars), Rizki (guitars), and Herman (vocals). 

Band Gothic metal asal Pemalang Batu Nisan merilis album debut Cahaya Bidadari melalui Black Art Production tanggal 7 Maret 2013. Sejak kelahirannya di tahun 2004, band ini telah mengalami berkali-kali perubahan formasi. Sekarang beranggotakan Taufik (bass), Adam Kawur (drums), Ary Nisan (guitars), Eno Gondrong (guitars), Rury Rades (keyboards) and Dyanti Maharani (vocals).

**

Muhammad Firdaus dari Extreme People berbincang dengan www.Musik.or.id mengenai even tersebut. Dia mengatakan pertunjukan ini ditujukan untuk membuktikan bahwa metalhead Pekalongan masih ada. Even ini bertujuan untuk membangkitkan kembali komunitas underground yang ada di daerah tersebut yang selama ini tidak berkembang sejak kejadian keributan antara punk dan polisi di tahun 2010 yang kemudian menyebabkan izin penyelenggaraan acara susah dikeluarkan oleh pihak yang berwenang.

Shockfest merupakan buah pikiran dari Firdaus bersama rekan-rekan Milo, Sitoy, Taul, Isam, Pepi, Klenyer, Eko, dan lain-lain. Setelah diskusi singkat dengan veteran metal setempat Kapron (Bols) dan Garong (Never Surrender), kelompok ini kemudian membentuk sebuah komunitas baru yang diberi nama Extreme People pada tanggal 1 Juni 2016 dengan tujuaan untuk menyelenggarakan sebuah festival metal yang baru.

Firdaus yang dikenal dengan nama Verdos merupakan vokalis band grindcore Devforgrind.

 

LINE UP

PUKAT HARIMAU (Kediri)
DISGUSTING CASTIGATION
(Tangerang)
DARAH PERAWAN
(Bogor)
NOISE BLAST
(Bandung)
TERROR BLAST
(Banyumas)
CHAOS SQUAD
(Purwokerto)
INVECTION BLEEDING
(Jakarta)
PUTRIDFACDITY
(Samarinda)
BATU NISAN
(Pemalang)
ABIROWO
(Batang)
CRYONICS
(Kendal)
FIRASAT
(Comal)
CONTRARIOT
(Batang)
NEVER SURRENDER
(Pekalongan)
INVECT
(Pekalongan)
DEVFORGRIND
(Pekalongan)
DISDRASTIS
(Pekalongan)
BRING ASS
(Pekalongan)
CRANIAL HOLOCAUST
(Pekalongan)
FIRE HELL
(Pekalongan)

Tiket pre-sale tersedia dengan harga 15 ribu rupiah, dengan menghubungi penyelenggara acara di 085602841084 (Verdos) dan 085842394385 (Fajar). Tiket resmi dijual dengan harga 20 ribu perak.

Shockfest didukung oleh Mendo Sablon Division, F*cking Enemy, Kiansantang Merch, Blackhawk Merch, Syndicate  Printing, Holygrind Company, Boekaji.co, Homunculus Merchandise, Pigscrew, Ilay Black Le,vis, Error Street Shop, Whelstore, Sweet Screen Printing, Grafis Gelap, Lapak Kumat, BMS (Bendot Metal Stress), Wonk Loro Merchandise, Prawasan Barat Guyon, Gemuk Apparel, BOLs Pekalongan, JSI Pekalongan, Lapak Angke, Jave Metal Crew, Tarloji Grind, DMS (Donowangun Metal Society), BBC (Bojong Bringas Community), F*ck Trendy Musick Merch, Angkling Darma Merchandise, Mendoan Blasting, and Purworejo Negative.

*****

Facebook Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: